PB, Surabaya – Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) dalam rangka meningkatkan pencegahan penggunaan Narkoba di lingkungan kerja, secara mendadak melaksanakan pemeriksaan urine terhadap 302 personel yang dilaksanakan di lapangan apel Dinas Pemeliharaan Kapal (Disharkap) Koarmatim. Ujung Surabaya, Senin, (23/5).

Pelaksanaan pemeriksaan Narkoba tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Seksi (Kasi) Penegakan Ketertiban (Gaktib) POM Koarmatim yaitu Letkol Laut (PM) Hendrawan Setiawan, S.Pd bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Koarmatim dan Staf Intelijen Koarmatim. Mayor Laut (K) Muhadi selaku ketua tim kesehatan  dengan dibantu oleh personel Diskes Koarmatim berhasil melaksanakan pemeriksaan diantaranya kepada personel Diskomlek  sebanyak 103 orang, Slog  Koarmatim 59 orang, Disharkap 77 orang, dan Dismatbek 63 orang.

Bahaya Narkoba atau narkotika dan obat-obatan terlarang maupun nafza merupakan singkatan dari narkotika, alkohol, dan zat adiktif lainnya. Kedua istilah tersebut sering digunakan untuk istilah yang sama, meskipun istilah nafza lebih luas lingkupnya. Untuk itu, sebagai seorang prajurit TNI/TNI AL yang selalu menjaga kondisi fisik dengan  mental yang prima.

Pangarmatim Laksamana Muda (Laksda) TNI Darwanto, S.H.,M.A.P., selalu mengingatkan dan menghimbau untuk jangan pernah sekali-kali mencoba barang terlarang tersebut, karena kesenangan palsu yang dirasakan akan merusak kesehatan diri sendiri, merusak kebahagiaan keluarga, dan merusak karier di kedinasan.

Ketergantungan obat dapat diartikan sebagai keadaan yang mendorong seseorang untuk mengonsumsi obat-obat terlarang secara berulang-ulang atau berkesinambungan. Apabila tidak melakukannya dia merasa ketagihan (sakau) yang mengakibatkan perasaan tidak nyaman bahkan perasaan sakit yang sangat pada tubuh.

(Kamal/Dispenarmatim)

 

loading...