PB-Purworejo- Kekerasan terhadap anak dibawah umur, yang berupa, pelecehan seksual, hingga pemerkosaan, saat ini sudah ada pada tingkat yang sangat meresahkan, bagaimana tidak,berita tentang hal tersebut sudah dijadikan tranding topik di seluruh media, baik media cetak, media online, maupun media elektronik.

Jum’at 26/5/2016 polres Purworejo mengadakan gelar perkara dengan kasus pemerkosaan terhadap anak SD berinisial Dal, warga Rt 01/02  desa Ngombol,kecamatan Ngombol oleh dua pemuda SW(15 thn) dan RMA(17 thn) keduanya warga Rt 02/02 desa Candi, kec.Ngombol, kab.Purworejo.

Kejadian ini bermula dengan menghilangny gadis Dal, selama 3hari 2malam akibat selisih  paham dengan keluarga, setelah diadakan pencarian, akhirnya didapat informasi,bahwa gadis Dal menginap dirumah famili pelaku SW,tepatnya,di desa Candi  kec.Ngombol,kabupaten Purworejo.

Diceritakan korban saat didesak keluarga, ia mengakui bahwa, selama, menginap didesa Candi telah dipaksa oleh pelaku untuk berhubungan badan sampai 4 kali, dan jika tidak mau melayani mereka diancam mau dibunuh oleh pelaku.

Mendengar pengakuan korban yang masih polos, orangtua Dal melaporkan kasus ini ke polsek Ngombol, dengan cepat pelaku berhasil diringkus dirumah mereka dan selanjutnya diserahkan ke mapolres Purworejo, untuk menjalani proses selanjutnya.

Dari kasus tersebut kedua tersangka dijerat dengan pasal 76D jo pasal81 UURI perubahan atas UURI no 23 thn 2002 tentang perlindungan anak dan atau pasal 76 E jo pasal 82 UURI nomor35 thn 2014 dengan ancaman hukuman maksimal 15 thn – minimal 5 thn penjara.

Kasatreskrim polres Purworejo AKP Khalid Mawardi SH, menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati terhadap perilaku anak-anaknya dan selalu memberikan pengawasan secara terpadu, pungkasnya (kun)

loading...