PB, Kendari : Komandan Korem 143/Halu Oleo Kolonel Czi. Rido Hermawan, M.Sc mengatakan akan menindak tegas siapapun yang merusak simbol-simbol negara tanpa pandang bulu. “TNI tidak akan menolerir pihak manapun yang merusak simbol negara” ujar Rido saat berbicara di hadapan perwakilan Front Mahasiswa Pemerhati Pilkada Indonesia (Formappi) Sultra di Makorem 143/HO Senin (30/5/2016).

Kolonel Rido  menegaskan TNI siap untuk membantu mengamankan peaksanaan PSU Jilid II, namun turunnya pasukan TNI di Muna bersifat perbantuan kepada Polres Muna. ” Para prajurit TNI yang diturunkan berstatus di Bawah Komando Operasi Polri (Kapolres Muna red)” katanya lagi. Dikatakannya keadaan tersebut bisa saja berubah bilamana situasi keamanan berubah menjadi situasi yang membahayakan terselenggaranya roda pemerintahan atau simbol-simbol negara dilecehkan atau dirusak oleh orang ataupun kelompok yang tidak bertanggung jawab.

Pernyataan Danrem tersebut dimaksudkan untuk memberikan pencerahan kepada segenap perwakilan Mahasiswa asal Kabupaten Muna tersebut yang menginginkan adanya kedamaian didaerahnya menyusul ketidakstabilan keamanan akibat penyelenggaraan pilkada. Kolonel Czi Rido Hermawan, M.Sc juga menyampaikan bahwa situasi wilayah Kabupaten Muna masih dalam keadaan kondusif meskipun banyak peristiwa-peristiwa anarkis yang sementara dalam penanganan piihak berwajib. “Saya terus memantau keadaan di sana dan saya anggap itu masih dalam situasi aman dan terkendali” ujar Kolonel Korps Zeni tersebut.

Menanggapi permintaan para perwakilan demonstran yang meminta keterlibatan TNI dalam penyelenggaran PSSU nanti, Danrem 143 menjelaskan penggunaan TNI dalam pengamanan ada mekanismenya dan harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan. “Perbantuan TNI bersifat atas permintaan pihak Kepolisian/Pemda Muna dan serendah-rendahnya tingkat Polres” katanya.

Kolonel Rido  menambahkan  status keamanan di wilayah Kabuapaten Muna pada saat ini adalah riak dan dinamika kamtibmas dan masih dalam status “tertib sipil” sehingga tugas dan tanggung jawab keamanan sepenuhnya masih menjadi tanggung jawab pihak kepolisian yang dalam hal ini Polda Sultra/Polres Muna. (Enel-Sultra)

loading...