PB, Malang- Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda (Laksda) TNI Darwanto, S.H.,M.A.P., menjadi narasumber pada acara Sarasehan tentang disiplin dan soliditas prajurit TNI yang dilaksanakan di gedung Gajah Mada Graha, Malang. Rabu, (01/6).

Dalam pengarahannya, Pangarmatim menyampaikan bahwa dasar fungsi bintal komando sebagai seorang prajurit TNI harus mampu membentengi pengaruh negatif globalisasi, memegang teguh jati diri TNI, disiplin yang tinggi dan soliditas yang kuat terhadap TNI atau Satuan dan  tetap cinta terhadap NKRI.

Pangarmatim mengatakan, bahwa disiplin prajurit TNI adalah ketaatan, dan kepatuhan yang sungguh-sungguh setiap prajurit TNI yang didukung oleh kesadaran yang bersendikan Sapta Marga, serta sumpah prajurit, untuk menunaikan tugas dan kewajiban serta bersikap dan berprilaku dengan aturan-aturan atau tata kehidupan TNI.

“Sedangkan tujuan disiplin dan soliditas TNI adalah agar prajurit mampu memiliki mental yang tangguh untuk menghadapi segala tantangan tugas sebagai prajurit TNI, yang diantaranya dapat mengindari gangguan mental dan kejiwaan, mampu menyesuaikan diri, dapat mengembangkan potensi yang bermanfaat bagi orang lain, serta mampu mengatasi problem atau tekanan dengan bijak,” ungkap Pangarmatim.

Adapun penekanan yang disampaikan kepada prajurit TNI bahwa Indonesia dalam kondisi darurat narkoba, sesuai perintah Panglima TNI bagi prajurit yang terlibat dengan kasus narkoba atau psikotropika diproses sesuai hukum yang berlaku dan dipecat dari TNI. Kepada Komandan Satuan, laksanakan pembinaan serta pengawasan melekat kepada Satuan dan Prajurit agar tidak terlibat narkoba, pesan Pangarmatim.

Hadir dalam acara tersebut diantaranya yaitu Pangkoopsau II Marsda TNI Dodi Trisunu, Kasdam V Brawijaya Brigjen TNI Rahmat Pribadi, Kapusbintal TNI Laksma TNI Ir. Daradjat Hidajat, dan para Komandan Satuan jajaran Kodam V Brawijaya.

(Kamal/Dispenarmatim)

 

loading...