PB, Jakarta -Ributnya ketika para pengendara sepeda motor ketika berusaha untuk memotong jalan ketika macet, dengan melalui trotoar selalu menjadi sasaran kemarahan warga sekitar, bahkan tidak jarang pihak Pemerintah Daerah, khususnya petugas, baik dari kepolisian maupun dari Dinas Perhubungan, juga sering menegur pengendara motor.

Bukan hanya kendaraan yang tidak boleh lewat, para pemilik warung atau pedagang dorong yang biasanya menjajakan minuman dingin ataupun rokok harus kucing-kucingan dengan  pihak Satpol PP yang menganggap jika para pedagang ini hanya mengganggu, biasanya dianggap mengganggu pemandangan.

Namun bagaimana jika trotoar yang fungsi utamanya untuk para pejalan kaki, justru dimanfaatkan oleh pemda dengan sengaja membiarkan pemilik papan reklame untuk memasang tiang reklame mereka di trotoar, dan parahnya pihak Satpol PP, juga Kelurahan malah membiarkan.

Dan ini terjadi di sepanjang jalan Kemang Raya, yang dikenal oleh warga dan ojek sekitar sebagai Bali kecil di Jakarta, karena banyaknya tempat hiburan malam, yang berjejer hampir disepanjang jalan, dan menjadi salah satu tempat hiburan favorit bagi para warga negara lain yang bekerja di perusahaan-perusahaan di Jakarta.

jalan kemang“Kalau memang demikian yang terjadi, jangan kaget jika warga menuduh pihak pemerintah, termasuk Lurah sudah menerima uang pelicin, agar pemilik iklan bisa seenaknya memasang tiang papan reklame mereka di trotoar,” ujar Said, warga Kemang.

Selain tiang papan reklame, semrawutnya penggunaan trotoar semakin diperparah dengan pihak PLN, Telkom dan pemilik provider yang juga ikut menaruh tiang-tiang milik mereka seenaknya, “ini karena satu pasang, jadinya semua ikut-ikutan dan menuntut untuk mendapatkan “fasilitas” yang sama,” ujar Said.

Sementara itu pada tahun 2015 lalu, pihak Pemda DKI melalui Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Yudi Febriyadi membongkar berdirinya tiang-tinag milik PLN dan Telkom, hanya saja yang di bongkar disepanjang trotoar RS. Cipto Mangunkusumo, RS. Saint Corolus Salemba, Trotoar di Jalan Kyai Caringin, Jalan Suryopranoto dan di ruas jalan Tomang Raya Jakarta Barat.

(Monty)

loading...