PB  Tangerang – Melalui kepawaian memainkan musik keybord manual dengan diiringi gendang ala koplonya yang dibawakan seorang Gunawan, Hand (47 thn), mampu menarik para pengunjung wisata Danau Cipondoh yang datang dari berbagai penjuru kota Tangerang dan Jakarta.

Pria yang akrab disapa Om Hand dipandu dengan Bunda Upi (47 thn), selaku isteri tercinta yang sekaligus sebagai manajernya itu peduli dengan merintis tempat wisata sejak Danau Cipondoh kondisinya sangat sepi hingga menjadi ramai didatangi para pengunjung. Hand dan Bunda Upi hampir setiap hari secara suka rela menghibur pengunjung melalui suguhan musik.

Sebagai bentuk kepeduliannya meramaikan tempat wisata Danau Cipondoh, mereka hanya mengandalkan saweran dari para penikmat musik.

Untuk itu, baik Walikota Tangerang maupun Gubernur Banten diharapkan lebih memperhatikan lokasi wisata Danau Cipondoh. Pasalnya, kawasan itu merupakan aset wisata Kota Tangerang. Dan yang tak kalah penting Walikota Tangerang memberikan apresiasi terhadap hal yang telah diperbuat oleh Om Hand dan Bunda Upi.

“Dua tahun yang lalu kondisi wisata Danau Cipondoh ini sangat sepi, bahkan hanya dihuni oleh tiga buah kafe. Namun, berkat kepedulian dan keuletan saya dan suami melalui cara menyemarakkan pengunjung melalui hiburan musik, kini wisata ini mulai ramai didatangi oleh para pengunjung. Bahkan, nggak sedikit pengunjung yang datang dari Tanjung Priok, Rawa Belong dan Pulogadung,” ujar Bunda Upi.

Hand merupakan salah seorang seniman yang pernah mengukir sejarah, lantaran mampu memainkan keybord manualnya selama 24 jam nonstop di Taman Ismail Marzuki (TIM), pada tahun 2009 lalu.

Selain itu, dirinya juga merilis sejumkah album, bahkan, Hand mempopulerkan salah satu lagu ciptaan Ranto Gudel yang berjudul “Anoman Obong” yang mana, mampu membuat boming di blantika musik tanah air.  (Bam/titin)

loading...