PB, Jakarta- Meskipun dalam suasana bulan ramadhan dan melaksanakan ibadah puasa, para awak KRI Mentawai 959 yang dikomandani oleh Mayor Laut (P) Hadi Subandi terus melaksanakan Uji Terampil Geladi Tugas Tempur L2, di sekitar Teluk Jakarta dan Perairan Laut Jawa, Senin (6/6).

KRI Mentawai 959 merupakan kapal perang TNI Angkatan Laut jenis angkut personel dan material yang berada di jajaran Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) serta di bawah binaan Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) Jakarta.

Para awak KRI Mentawai 959 yang dalam keadaan puasa ramadhan tetap melaksanakan latihan yang berlangsung selama tiga hari mulai 4 hingga 6 Juni. Uji Glagaspur L2 merupakan uji kemampuan bagi kapal perang dalam kesiapannya menghadapi operasi yang setiap saat siap diemban.

2(7)Dalam latihan gladi tugas tempur ini, mendatangkan tim penguji dari Komando Latihan (Kolat) Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) yang terdiri dari empat orang dipimpin Mayor Laut (P) Amin Purwono. Materi latihan meliputi pelaksanaan Peran Administratif, Operatif, khusus dan Darurat.

Menurut Dansatlinlamil Jakarta Kolonel Laut (P) Andi Abdul Azis, S.H. sebagai Perwira Penanggungjawab Latihan (Papelat) mengatakan, bahwa latihan uji terampil L2 yang berlangsung selama tiga hari ini, bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan keterampilan personel serta pendukungnya termasuk Komando pengendaliannya saat kapal berlayar secara individu. Selain itu juga, untuk meningkatkan kemampuan personel secara perorangan maupun sebagai tim/kelompok, sehingga pada saatnya akan meningkatkan kemantapan Komando dan pengendalian pos-pos tempur sesuai prosedur secara tepat.

“Uji terampil L2 yang dilaksanakan kapal perang tersebut, merupakan langkah lanjut dari pelaksanaan uji terampil L1 yang telah dilaksanakan terlebih dahulu, dari hasil pelaksanaan Uji Terampil L2 ini akan ditentukan tingkat kesiapan tempur yang telah dicapai yang merupakan ukuran penampilan dari KRI tersebut,” lanjut Dansatlinlamil Jakarta.

Selain itu, bagi KRI Mentawai 959, uji terampil L2 merupakan latihan yang berkelanjutan untuk mengukur tingkat kemampuan dan kecakapan anggota dalam melaksanakan tugas secara profesional. Dalam Uji terampil L2 dilaksanakan simulasi peran-peran, diantaranya peran tempur bahaya udara, peran tempur bahaya permukaan, peran melewati medan ranjau, peran kebakaran dan kebocoran, peran orang jatuh di laut, selain itu diujikan juga material dan kesiapan perangkat lunak yang dihadapkan kepada tugas-tugas operasi sesuai fungsi asasinya.

Disamping itu dalam latihan uji terampil L2 tersebut juga dilaksanakan latihan penembakan dengan menggunakan senjata ringan Mitraliur 12,7 mm serta senjata perorangan seperti AK 47. Keberhasilan dalam melaksanakan uji terampil L2 tersebut akan memberikan keyakinan bagi pemegang komando di kapal beserta seluruh Anak Buah Kapal (ABK) untuk melaksanakan setiap tugas.

KRI Mentawai 959, adalah jenis kapal perang Bantuan Umum (BU) diproduksi di Hongaria tahun 1964, memiliki spesifikasi panjang 74,54 meter dan lebar 11,30 meter. KRI Mentawai 959 masuk jajaran TNI Angkatan Laut pada tanggal 1 September 1964 dan dioperasikan oleh Kolinlamil sejak tahun 1975. Kapal perang ini memiliki berat 1.301 DWT dan mampu mengangkut 850 ton dan personel dengan kapasilitas 250 pasukan dengan kelengkapannya perorangan lainnya memiliki kemampuan menempuh kecepatan maksimal 11,5 knot/jam.

(Kamal/Dispen Kolinlamil)

 

 

 

 

loading...