PB, Jakarta- Setelah sebulan sebelumnya mendukung pergeseran pasukan Yonif 330 Raider Tri Dharma Linud Kostrad yang melaksanakan tugas Satgas Pamtas RI-Papua Nugini, akhirnya KRI Teluk Manado 537 tiba di Dermaga Kolinlamil Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (10/6).

Kapal tersebut datang dengan mengangkut kembali Pasukan Batalyon Infanteri 301 Prabu Kian Santang yang telah selesai melaksanakan tugas pengamanan perbatasan RI-Papua Nugini selama 9 (sembilan) bulan.

IMG-20160612-WA045KRI yang berada di bawah pembinaan Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) Jakarta termasuk salah satu jenis kapal LCT yang aktif dalam mendukung kegiatan operasi militer perang khususnya dalam pergeseran pasukan.

Sebanyak 450 prajurit dari pasukan Yonif 301 Prabu Kian Santang dari Sumedang di bawah Kodam III Siliwangi ini, kedatangannya disambut Kepala Staf Kodam III Siliwangi Brigadir Jenderal TNI Wuryanto didampingi Kepala Staf Kolinlamil Laksamana Pertama TNI Roberth Wolter Tappangan, S.H. dalam sebuah upacara militer di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Jumat (10/6).

Komandan KRI Teluk Manado 537 Letkol Laut (P) Priyo Dwi Saputro menjelaskan bahwa Batalyon Para Raider 330/Tri Dharma Linud Kostrad yang diangkut sebelumnya untuk melaksanakan pengamanan perbatasan RI – PNG telah berhasil di antar ke Marauke dengan selamat dan aman baik personel maupun material. Sedangkan Pasukan yang kami angkut sekarang dari Batalyon Infanteri 301 Prabu Kian Santang yang telah selesai melaksanakan tugas pengamanan perbatasan RI – PNG.

“Pelayaran dari pelabuhan perikanan Marauke hingga tiba di Jakarta saat ini kami menempuh pelayaran selama dua belas hari, dari tanggal 29 Mei s.d 9 Juni 2016, dengan jarak tempuh 2337.4 NM, dan kecepatan kapal 14 knot. Selama dalam pelayaran berjalan dengan aman dan lancar tidak ada kendala dengan route Marauke-Ambon-Makassar dan Jakarta. Sebanyak 450 prajurit dari pasukan Yonif 301 Prabu Kian Santang tiba di Jakarta dalam kondisi sehat-sehat termasuk seluruh awak KRI Teluk Manado 537,” jelas Priyo.

Pergeseran pasukan ke seluruh wilayah nusantara merupakan salah satu tugas pokok Kolinlamil sebagai pembina tunggal sistem angkutan laut militer. Selain mendukung pergeseran pasukan TNI ke daerah batas-batas wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berbatasan dengan negara tetangga, Kolinlamil juga aktif dalam mendukung pergeseran material, dan logistik ke daerah-daerah rawan dan pulau-pulau terluar RI lainnya.

Kapal perang jajaran Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) hingga memasuki pertengahan tahun 2016 selalu siap dan terus melaksanakan dukungan terhadap operasi pengamanan perbatasan (Pamtas), pengamanan wilayah pulau terluar (Pamputer) dan pengamanan daerah rawan (Pamrahwan) melalui pergeseran pasukan (Serpas) maupun pergeseran logistik (Serlog) dan pergeseran material (Sermat) di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) baik di wilayahTimur maupun Barat sesuai perintah Panglima TNI.

Sesuai dengan tugas pokoknya Kolinlamil merupakan salah satu Komando Utama di jajaran TNI Angkatan Laut yang pembinaannya berada di bawah Kepala Staf Angkatan Laut. Sedangkan di bidang operasional berada di bawah Panglima TNI.

Sebagai Kotama operasi, Kolinlamil bertugas menyelenggarakan operasi angkutan laut TNI baik dalam rangka Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang.

(Kamal/Dispen Kolinlamil)

loading...