PB, Jakarta – Pelan namun pasti, “udang di balik batu”  RUU Tax Amnesty yang sedang digodok di DPR RI terkuak jika itu hanya cara jitu untuk mencuci uang haram yang didapat para maling uang negara.

Demikian yang disampaikan akun facebook milik Teddy Gusnaidi, bahkan Teddy menyimpulkan jika para anggota DPR RI yang sedang sibuk, sedang menikmati pembayaran agar RUU Tax Amnesty lolos.

Media ini juga pernah memuat terkait dengan postingan sebuah  akun twitter milik @Zumpio yang mengatakan jika “ribuan dollar” sudah berterbangan di atas kepala para senator yang akan meloloskan RUU tersebut.

https://pembawaberita.com/2016/04/21/dollar-singapura-bertebaran-di-dpr-ri-untuk-pembahasan-ruu-tax-amnesty.html (berita terkait)

Berikut tulisan Teddy Gusnaidi yang sangat aktif di media sosial, baik di Facebook maupun ditwitter ;

Saya maling uang negara 1 Triliun. Uang itu untuk subsidi biaya kesehatan rakyat. Karena saya, rakyat akhirnya tdk dapat subsidi kesehatan

Tapi mulai ketahuan.. saya telpon rekan-rekan saya yang ikut maling juga dan kini menjadi pejabat di eksekutif juga yang di legislatif

Bagaimana ini? Kita pasti kena.. akhirnya kita bertemu untuk cari solusi. Solusinya adalah bagaimana mencuci uang dan bebas dari pidana.

Cara mencucinya adalah uang yang kita rampok dimasukkan dalam daftar kekayaan dan nanti akan kena pengampunan pajak.

Pengusutan terhadap uang yang dilaporkan dihapus dan tidak boleh dipidanakan. Alasannya negara butuh uang, untuk naikkan pendapatan pajak.

Bagaimana mendorongnya menjadi sebuah UU? Sangat mudah. Bagaimana caranya?

Memangnya yang rampok uang dinegara ini cuma kita? Banyak sekali! Kalau UU ini dibuat mereka pasti mendukung, untuk legalkan uang haram mereka

Bagaimana oknum pemerintah dan legislatif dorong pencucian uang haram ini menjadi sebuah UU? Itu gampang! Tinggal buka ke publik soal ini..

Para oknum pembuat UU baik Pemerintah dan DPR tinggal menunggu aja, pasti banyak yang membayar mereka untuk segera buat UU ini.

Berlomba-lomba maling kayak kita ini membayar oknum pembuat UU untuk setuju membuat UU pencucian uang haram.. kalau bisa secepatnya!

Kita bayar juga pengamat untuk bicara bahwa UU Pencucian uang haram ini bagus untuk pemasukan negara, supaya rakyat percaya.

Kawan saya yang maling juga akan dapat fee dari maling yang lain. karena mereka bagian dari pembuat regulasi. Ini harus segera dijalankan! Sebelum KPK masuk!

Inilah contoh lahirnya RUU Tax Amnesty. Ini untuk kepentingan pribadi untuk lolos dari jerat hukum dan uangnya tidak disita negara! Ini dasarnya..

Uang Negara diberbagai sektor dirampok oleh banyak pihak dan yang bantu perampok juga banyak, jadi UU ini pasti dipaksakan untuk di sahkan!

Oknum DPR pasti bergelimpangan uang karena mendapatkan Fee dari maling untuk segera legalkan UU Pencucian uang haram ini..

Kebohongan disebarkan bahwa dengan Tax Amnesty akan masuk dana 2000 – 4000 Triliun ke negara.. itu opini bohong yg disebarkan para maling

Faktanya Target di DPR sendiri hanya 165 Triliun! Setengah dari itu saja sulit! Wong negara hanya dikasih 2% dari uang yang dimaling..

Opini disebar bahwa ini hanya soal pajak bukan soal korupsi, para oknum pengamat dibayar untuk bohongi rakyat dengan bicara begitu..

Padahal faktanya di RUU, maling uang negara tidak boleh dipidana dan diusut jika sudah daftarkan dalam program Tax Amnesty. Sakit jiwa!

Rakyat harus tau bahwa harga mahal dan semuanya serba sulit sekarang ini karena kenaikan pajak untuk menutupi defisit uang negara..

Anggaran bagi setiap sektor tidak maksimal, sudah tidak maksimal anggarannya dikorupsi lagi! Ini yang membuat rakyat makin terjepit..

Lalu para maling itu bukannya di tangkap dan uangnya disita tapi malah dibebaskan dan uang maling itu dilegalkan jadi uang si maling! Astagfirullah!

Negara akhirnya disuruh berhutang ke negara lain untuk tutupi defisit, uang hasil dari hutang di korupsi lagi! Lalu yg korupsi diampuni!

Jelas RUU Tax Amnesty adalah UU untuk legalkan uang maling dan bebaskan maling dari jerat hukum. Jika ini dilegalkan hancur negara ini!

Rakyat menjadi maling hanya untuk makan dihukum berat, sedangkan yg maling uang negara malah uangnya dilegalkan dan malingnya diampuni.

Jika UU pencucian uang dan selamatkan koruptor ini disetujui, saya cuma mau bilang berapa kalian dibayar? Kok tega ya??

Semoga bermanfaat.. bantu informasikan pada yang lain dan Tolak UU Tax Amnesty.. !

Terima kasih
TEDDY GUSNAIDI

loading...