PB, Kep Karimun- Satuan Tugas Search and Rescue (SAR) Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) tergabung dalam Latihan Kesiapsiagaan Koarmatim Tahun 2016 melaksanakan operasi bantuan SAR guna pencarian dan penyelamatan korban musibah Kapal Motor (KM) Talang yang telah mengirimkan distress signal pada posisi 6°5’28“ s – 110°26’31” t di perairan selatan Kepulauan Karimun Jawa. Senin, (20/6).

Hal tersebut disampaikan Pangarmatim Laksamana Muda (Laksda) TNI Darwanto, S.H.,M.A.P., dalam mengawali briefing awal selaku SAR Mission Coordinator (SMC), menjelaskan kepada para Perwira bahwa Pangarmatim baru saja menerima direktif Panglima TNI secara resmi menunjuk Pangarmatim.

Terkait musibah yang terjadi atas KM Talang. Sebagai tindakan awal Pangarmatim sudah memerintahkan unsur gelar dalam hal ini KRI Kakap-811, KRI Layang-635, Kal Bengkoang V-1-7 Lanal Semarang dan Pesud P-851 untuk melaksanakan pencarian dan penyelamatan awal, selanjutnya supaya dilaksanakan “analisa krisis” dengan langkah-langkah penanganan.

Diharapkan seluruh Staf Ahli dan Asisten Pangarmatim segera melaksanakan analisa tugas berdasarkan direktif dan arahan yang Pangarmatim berikan untuk merencanakan operasi SAR terhadap KM. Talang. Pangarmatim selaku SMC menyampaikan agar tugas pokok yang diemban dalam mendukung operasi bantuan penanggulangan korban dapat terlaksana dengan baik dengan zero accident.

Briefing dihadiri oleh Kepala Staf Koarmatim Laksma TNI Mintoro Yulianto,S.Sos.,M.Si., dan para pejabat utama Koarmatim, serta para Perwira yang terlibat latihan.

(Kamal/Dispenarmatim)

 

                

 

loading...