PB Muna ; Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Muna berhasil mengamankan 750 liter minuman keras tradisional jenis arak. Ratusan liter minuman keras tersebut diamankan oleh Tim Kepolisian yang tengah melaksanakan operasi Pekat 2016 di Desa Bungi Kecamatan Kontunaga pekan lalu (15/6/2016). Pimpinan Operasi yang juga menjabat sebagai Kasat Narkob Polres Muna Iptu Andi Zulkivar kepada media ini mengatakan miras yang dikemas dalam puluhan jerigen tersebut akan dikirim ke Kota Raha dengan menggunakan empat sepeda motor. “Kameko (sebutan miras tersebut red) itu ditangkap usai shalat subuh. mereka membawanya dengan sepeda motor yang telah dipasangi keranjang besar” ujar  Andi Zulkivar kepada pembawaberita.com yang ditemui di Mapolres Muna (21/6/2016).

Dikatakannya minuman keras tradisional itu merupakan bahan berbahaya karena  jika diolah lagi akan menghasilkan zat adiktif yang pemakaiannya dapat menimbulkan ketergantungan fisik yang kuat dan ketergantungan psikologis yang panjang. ” Dampaknya penurunan atau perubahan kesadaran, mengurangi sampai menghilangkan rasa sakit, dan dapat menimbulkan ketergantungan” ujarnya lagi.

Dia menambahkan Operasi Pekat yang digelar oleh pihaknya bersandikan Operasi Pekat Anoa 2016 yang dilaksanakan di bulan Ramadan untuk mengantisipasi dan menekan tindakan kriminal selama bulan Ramadhan. Operasi ini dilaksanakan dilaksanakan mulai tanggal 15 sampai dengan tanggal  22 juni 2016. “Semua hasil sitaan dalam operasi tersebut, akan dimusnahkan” pungkasnya. (Tim PB Sultra)

loading...