PB Ternate : Pengakuan terdakwa Santi kasus calo PNS di Morotai membuat nasib oknum jaksa di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Malut berinisial IY di ujung tanduk. Pasalnya oknum jaksa tersebut melakukan upaya pemerasan terhadap terdakwa.

Santi mengakui perbuatan buruk oknum jaksa tersebut pada saat sidang di Pengadilan Negeri (PN) Ternate dua hari lalu. “Dia meminta uang kepada saya sebesar Rp 50 juta, agar saya di tuntut 10 bulan, tapi kalau tidak ,maka tuntutannya menjadi 3 tahun,”akunya.

Santi menjelaskan bahwa uang tersebut akan di bagi-bagikan kepada pejabat berwenang yang menentukan tuntutan hukum di Kejaksaan Tinggi. “Uang itu katanya akan diberikan kepada Kajati, Wakajati, Kejari Ternate, Kasi Pidum Kejari Ternate dan buat IY sendiri,”jelas Santi di depan hakim.

Atas pengakuan Santi, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Malut Deden Hayatul Firman langsung menanggapi dengan mengambil langkah tegas terhadap IY. “Pak Kajati baru tahu setelah ada berita di media massa. Tentu saja oknum jaksa  itu akan di periksa,” kata Kasi Penkum Kejati, Apris Lingua.(ariefmuluk)

loading...