PB, Bekasi – Biasanya setiap pergantian tahun dipastikan banyak warga terutama umat muslim yang mengikuti tradisi mabuk-mabukan, hingga akhirnya tidak sedikit yang berujung pada aksi tawuran.

Untuk meminimalisir kondisi yang berujung pada aksi yang awalnya hanya perkelahian biasa dan akhirnya menjadi tawuran antar warga, pihak Front Pembela Islam (FPI) bekerjasama dengan pihak Kepolisian mencoba untuk menelusuri keberadaan tempat penjualan dan juga penampungan minuman keras yang beredar di sekitar Bekasi.

Dan hasilnya Sabtu Malam, FPI berhasil menemukan tempat penyimpanan. Bahkan bukan hanya minuman keras jenis Bir juga ditemukan minuman oplosan tradisional yang hasil campurannya ditambahi dengan seekor anak tikus, entah diperuntukkan sebagai apa.

Berikut foto2 yang berhasil di unggah melalui akun milik FPI termasuk anak bayi tikus yang sudah mati dan direndam dalam minuman yang siap dibungkus dah dijual kepada pelanggan mereka.

fb_img_1482018140009

fb_img_1482018134555  fb_img_1482018128310 fb_img_1482018931657

loading...