PB, Medan – Jika selama ini masyarakat, khususnya di sosial media selalu disuguhi dengan berbagai postingan yang menyeret persoalan penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok adalah pertarungan antara dua Agama samawi, Kristen dan Islam.

Rupanya tidak demikian dengan para pemikir dan intelektual serta orang pandai di negeri ini, seperti yang diucapkan oleh seorang Dosen Senior Magistet Manajemen Universitas Sumatera Utara.

“Pada intinya umat kristiani sepaham dengan muslim, karena kaum intelektualitas tidak akan berdebat di ranah yang tidak ia kuasai”, kata Prof. DR. Ir. Sukaria Sinulingga, M. Eng dalam acara Natal yang dilaksanakan oleh Mahasiswa Magister Manajemen USU di Gedung IFGF Medan.

Sementara itu dari perwakilan Mahasiswa Magister Manajemen disampaikan langsung oleh ketuanya, Syahrul Akbar mengatakan jika persoalan bangsa yang sedang terjadi saat ini menjadi perhatian khusus, terutama persoalan gesekan-gesekan yang dimanfaatkan oleh orang-orang untuk menarik menjadi persoalan kedua agama di Indonesia.

“Saya setuju dengan apa yang disampaikan oleh pak Sukaria, ini adalah masalah perseorangan bukan masalah kedua agama,” ujar Syahrul. Bahkan Syahrul juga mengapresiasi apa yang telah disampaikan oleh salah satu Dosen Senior lainnya, Robert, jika sesuatu yang bukan berada pada ranah kita, tidak perlu mencampuri.

“Saya sangat senang dan bahagia bisa hadir dan tahu jika selama ini ternyata kita masih sama-sama menjaga keutuhan kebhinekaan kita,” ungkap Syahrul menutup penyampaiannya.

Selaku ketua Panitia Acara Natal, Senven Gurusinga Menyampaikan betapa penting dan sudah sejatinya setiap manusia yang lahir hidup untuk saling melayani, Born To Serve.

“Jika emas ukurannya adalah Karat, maka Manusia memiliki ukuran manfaat,” ungkap Senven, kepada peserta acara Natal Mahasiswa Magister Manajemen USU.

(Jall/Ar)

loading...