PB, Jakarta – Salah satu Mujahid 212 aksi jalan kaki dari Ciamis ke Jakarta, Uus Rusdiana Ciamis, melalui akunnya @UusRsd heran dengan undangan yang disebarkan oleh pengurus Partai Perindo Jawa Barat dan Aliansi Santri Kader Perindo (Askar Nusantara).

Undangan yang meminta kepada seluruh pengurus DPD Partai Perindo Se Jawa Barat agar menghadiri acara Maulid Nabi yang bertemakan Hikmah Perjuangan Maulid Rasulullah SAW di Halaman Kantor DPW Perindo Jabar Jalan Cipaganti Bandung, selasa (20/12).

img_20161220_060339_1Uus merasa heran dengan pengisi acara yang diklaim oleh pihak panitia dari DPW Perindo Jabar, dimana pada poin nomor satu, tertera nama KH. Tatang Ciamis, dan oleh panitia disebut sebagai pemimpin rombongan aksi longmarch Bela Islam III Ciamis – Jakarta.

Keheranan Uus dikarenakan nama KH. Tatang sebagai pemimpin kelompok Mujahid 212 tidak ada dan tidak dikenal. Ujar Uus yang selama aksi longmarch banyak memberikan informasi kepada netizen melalui akunnya @UusRSD, selama perjalanan dari Ciamis hingga Jakarta.

KAMI TDK MENGENAL KH. TATANG. YG BENAR ADALAH KH NONOP HANAPI, Beliau tdk merasa d UNDANG,” tulis @UusRsd menanggapi isi undangan pada bagian pengisi acara.

screenshot_2016-12-20-06-04-06_1Selain klaim yang asal-asalan seperti sebelumnya, panitia dari Partai yang ketua umumnya, Harry Tanoesudibjo ini, juga menaruh nama Ketua MUI Jawa Barat, KH. Syahlan Hidayat alias Kyai Pelor asal Teluk Agung Jampang Kidul, Cianjur Selatan sebagai penceramah. Lalu sekelompok pemusik jalanan dari Komunitas Penyanyi Jalanan (KJP) Jabar dan Kecapi Suling dari Sumedang. Oleh panitia dinamakan Musik Islam KJP.

“Mungkin ingin menggaet masyarakat agar mau hadir, saya yakin banyak masyarakat ingin mendengar langsung kisah Aksi Bela Islam III, selama perjalanan,” ujar Darwis tokoh Muda Morotai Malut di Jakarta. Yang menyayangkan pihak panitia justru berbohong.

(Jall)

loading...