PB, Jakarta – Namanya Dominiq Key (DK) salah satu Disc Jockey yang sering melanglang di berbagai daerah di Indonesia, selain Jakarta juga sering ke Surabaya, Bogor, Mamuju, dan masih banyak lagi kota lainnya, hampir dalam setiap satu minggu tampil sebanyak tiga kali.

Usai melanglang Dominiq rupanya berkeinginan untuk meluncurkan single-nya sendiri, dan Dj yang juga pernah masuk ke dunia modeling ini, membutuhkan waktu selama 4 bulan.

Rencana tuk bikin single sih dari bulan September kemarin. Total butuh waktu 4 bulan tuk nyelesain 2 single ni,” ujar Dominiq dalam jumpa pers di District Resto & Bar dKelapa Gading, Jakarta Utara, untuk me-launching “Single Original Mix “Dom Attack” dan Life of Party Version “Dominiq Key”

Selama pengerjaan Dominiq tidak menemukan kendala yang berarti, single “Dom Attack” hasil kreasi sendiri dikerjakan dalam genre Trap, sementara untuk single “Dominic Key” berasal dari lagu milik orang lain kemudian di remix dengan genre Twerk.

Single “Dominic Key” sempat mengalami kesulitan ketika akan dimasukkan ke Youtube. Pihak Youtube menolak dikarenakan lagu tersebut milik orang lain yang diremix oleh Dominiq.

Gak bisa karena tuh kan lagu orang yang aku remix dgn versiku sendiri. Jadi dengan terpksa di remix ulang lagi dah, biar bisa dimasukin ke youtube,” ujarnya.

Harapan Dominiq dalam peluncuran 2 singlenya, masyarakat menyukai dan bisa menerima, sebagai seorang Dj yang benar-benar profesional sebagai seorang Disk Jockey yang sudah ditekuninya sejak tahun 2014 lalu.

Untuk malam tahun baru, Dominiq sudah mendapat tawaran dari berbagai tempat, namun Dominiq masih ingin berkonsentrasi untuk rencana lebih besar, dengan membuat sebuah album mini.

“Jadi sekarang aku lagi fokus dan konsentrasi kesitu dulu.” Pungkas Dominiq yang dikenal dengan nama DJ DK mengakhiri acara jumpa persnya.

Dalam acara launching dua single yang diselenggarakan pada senin (19/12). DJ DK didampingi oleh Managernya, Yopie Hutubessy yang dikenal dengan nama DJ Ambon dan mentornya Wandy Kampoeng.

Yopie menceritakan proses pembuatannya disesuaikan dengan keinginan DK, namun tetap tidak terlepas dengan keinginan pasar. “Itulah sebabnya ada dua genre yang berbeda pada single yang dia buat. Jadi kita kombinasikan keduanya,” ujar Yopie, sambil menambahkan untuk promo peluncuran perdana, Kota Surabaya dan Samarinda mendapatkan penghormatan pertama.

Sementara itu, Mentor DK, Wandy Kampoeng, merasa sangat senang, dikarenakan menurutnya DK memiliki nilai lebih dan sangat berbakat. Dan hasil dari kecerdasan dan bakatnya tercurahkan dua singlenya dengan genre yang berbeda.

“Yang pasti akan ada gebrakan baru dalam pembuatan mini album tahun depan ! pokokny nanti dtunggu saja,” ujarnya bersemangat.

Di depan Dominiq, tampak aksesoris baju dan topi. Barang-barang yang sengaja ditaruh tersebut, rupanya peluang bisnis buat Dominiq, karena selama ini ternyata banyak permintaan para penggemarnya.

“Alasan aku jual kaos & topi ini, karena banyak yang minta. Harganya Rp. 150 ribu, kalau mau pesan bisa lewat media sosialku,” ujar Dominiq.

(jall/santi)

loading...