PB, Internasional – Dalam video yang tersebar, tampak, Duta Besar Rusia untuk Turki, Andrey Karlov, langsung jatuh ketika sebuah tembakan yang dilepaskan seorang pria yang memakai setelan jas lengkap.

Karlov saat itu sedang menghadiri sebuah pameran fotografi di Ibukota Turki. Sementara itu pada saat yang sama, Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, dalam perjalanan kembali ke negeranya, usai bertemu dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov yang didampingi rekannya dari Iran Javad Zarif, untuk membahas persoalan Suriah.

Sebuah keterangan dari Perwakilan Hurriyet di Ankara, Deniz Zeyrek, menceritakan ada dua tembakan, dan suara tembakan kedua ke arah Karlov, sebelumnya tembakan pertama penyerang, yang akhirnya tewas dalam serangan oleh pihak Kepolisian setempat, terdengar ke bagian atas ruangan.

Setelah menembak Karlov, dari video yang beredar, penyerang langsung berteriak ke arah pengunjung lainnya. Dari rilis sebuah situs di Belanda, nos.nl mengatakan jika pria tersebut meneriakkan, ” Jangan lupakan Aleppo ! Jangan lupakan Suriah! Selama saudara-saudara kami tidak aman, kalian tidak akan menikmati keamanan.”

Si penyerang kemudian melanjutkan, ” Siapapun yang memiliki saham dalam penindasan ini, akan membayarnya satu per satu.”

“Hanya kematian yang akan membawaku pergi dari sini !” Tambahnya, lalu meneriakkan takbir dan dilanjutkan teriakan dalam bahasa Turki.

Dari sebuah berita melalui stasiun televisi swasta NTV mengatakan jika selain Karlov juga ada tiga orang lainnya yang mengalami luka.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova membenarkan kejadian tersebut, dan mengatakan jika Karlov menghembuskan nafas terakhir akibat luka tembakan.

Berikut video detik-detik terakhir penembakan Dubes Rusia Untuk Turki, Andrey Karlov.

loading...