PB, Sumbar – Setelah Walikota Makassar, Sulawesi Selatan, mengancam para pemilik usaha yang memaksa pegawai muslim mereka untuk menggunakan atribut Natal dengan cara mencabut ijin usahanya, kali ini Gubernur Sumatera Selatan akhirnya juga turut mengeluarkan himbauan.

Himbauan Gubernur Sumbar ini, terkait dengan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait dengan penggunaan atribut Natal kepada pegawai muslim, apalagi dengan cara memaksa.

img_20161224_074427Surat himbauan dengan tujuan untuk menjaga kerukunan umat beragama, Gubernur Sumatera Barat, Prof. Dr. H. Irwan Prayitno MSi. Psy. Meminta agar menjaga dan membina kerukunan umat beragama dengan saling menjaga dan tidak mencampuradukkan akidah dan ibadah Islam dengan keyakinan lainnya.

Gubernur juga meminta jika bisa kepada umat muslim untuk bisa memilih usaha yang baik dan halal, serta tidak memproduksi, memberikan dan atau memperjual belikan atribut keagamaan non muslim lainnya.

Kepada pihak perusahaan, khususnya kepada pemilik perusahaan agar bisa menjamin dan menghormati keyakinan karyawannya yang akan menjalankan keyakinan mereka. Irwan juga meminta agar pihak perusahaan tidak memaksa karyawan muslim mereka untuk memakai atribut Natal.

(Jall)

loading...