PB, Kendari ; Memperingati  hari Maulid Nabi Muhammad SAW  1438 H / 2016 M (Kelahiran Nabi Muhammad SAW) Korem 143/HO dan jajarannya menggelar berbagai kegiatan. Sebagimana Kodim 1417/Kendari, dalam memeriahkan Maulid Nabi Muhammad SAW menggelar kegiatan Tauziah (siraman rohani) dengan mengundang salah seorang Mubaligh dari Universitas Halu Oleo Kendari.

Dandim 1417/Kendari Letkol Kav Eko Hermawan Yuniarso, SIP dalam sambutannya mengatakan  peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dimaksudkan sebagai salah satu refleksi bagi umat muslim agar senantiasa mencontoh atupun meneladani kehidupan Nabi akhir zaman tersebut. Kata dia ada empat teladan yang bisa dicontoh dari Rasulullah SAW yakni Siddiq (jujur), Amanah (dapat dipercaya) tabliqh (menyampaikan kebenaran sesuai kebenaran Islam) dan Fathonah (cerdas menguasai disiplin ilmunya).  Kata dia, bila keteladanan Rasulullah SAW dapat diimplimentasikan dalam kehidupan prajurit maka akan menimbulkan jiwa-jiwa ksatria yang berani membela kebenaran dan menghindarkan diri pada sifat-sifat munafik.

“Karena Nabi Muhammad SAW selalu mengajarkan kepada kita umatnya  sifat-sifat ataupun ahlak yang terpuji” ujar Eko di hadapan Keluarga Besar  Kodim 1417 Kendari di Aula Serbaguna Makodim 1417/Kendari, Selasa (27/12/2016).  Lanjut Mantan Kasdim Tarakan tersebut  perilaku keseharian Nabi Muhammad SAW, hendaknya diteladani dan diikuti dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Sementara itu  DR. Jahadah S.Ag, M,Ag dalam ceramahnya  menyampaikan, salah satu akhlak Rasulullah yang  patut ditiru dan diteladani adalah  toleransi antar umat beragama. Kata dia dengan menerapkan toleransi dalam kehidupan sehari-hari maka akan memupuk rasa nasionalisme, persatuan sehingga memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia.

img-20161228-wa0109Ia juga mengungkapkan bahwa Prajurit TNI lebih hebat dari pada prajurit dari negara lain karena prajurit TNI dibekali dan dilandasi oleh ahlak dan akidahnya yang sangat baik.

Dia juga berharap agar TNI dan Rakyat selamanya  bersatu untuk  mempertahankan persatuan dan kesatuan Negara Republik Indonesia. “Umat Islam jangan mau dipecah belah, jangan mau diadu domba” ujar Dosen UHO tersebut.

Selain mendengarkan tauziah dari Mubaligh, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga dimeriahkan dengan perlombaan Male (menghias telur). Selain diikuti diikuti oleh seluruh Pengurus Persit jajaran Kodim 1417/Kendari, lomba ini juga diikuti oleh seluruh  Darma Wanita   yang ada di wilayah Kodim 1417/Kendari. (Enel-Sultra)

loading...