PB, Jakarta — Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno, telah berjanji bakal meneruskan janji Presiden Joko Widodo untuk membeli kembali atau buyback saham Indosat.
Dia mengaku, setelah menggulirkan janji tersebut, sudah banyak pemodal besar yang siap mendanai buyback tersebut.
Meski begitu, dia masih enggan menyebutkan pemodal-pemodal besar tersebut. Akan tetapi, dipastikannya janji tersebut bakal benar-benar direalisasikannya terutama bila terpilih sebagai Wakil Presiden untuk periode 2019-2024 bersama calon Presiden Prabowo Subianto tanpa membebani keuangan negara
“Saya sudah langsung ditelepon oleh beberapa pemodal besar yang siap mendanai dan tidak akan membebani keuangan negara,” kata Wakil Ketua Dewan Pembina Asprindo itu dikutip viva.co, Kamis (21/3).
Belakangan simpang siur informasi yang mengabarkan bahwa Presiden Joko Widodo belum juga merealisasikan janjinya tersebut lantaran perusahaan itu terus mengalami kerugian dan sahamnya tidak sedang dalam harga yang bagus.
Namun dikatakan Sandi, kondisi itu tidak penting selama prioritas pemimpin negara adalah menjaga kedaulatan data bangsanya.
“Tentu kita bukan lihat dari untung rugi sekarang tapi kedaulatan data dan kita mau launching sebuah big data nasional. Kita perlu ditopang oleh perusahaan-perusahaan milik negara yang mengelola banyak sekali data. Dan menurut saya keputusan Pak Jokowi untuk berjanji sudah sangat tepat namun belum bisa ditunaikan,” kata dia.
Dia pun mengaku optimistis bisa mengelola dengan baik perusahaan tersebut setelah dilakukan pembelian kembali.
Dari perusahaan yang dianggap terus mengalami kerugian, dikatakannya Indosat bakal menjadi perusahaan yang terus memberikan keuntungan berlipat ganda bagi bangsa.
“Bagi saya kalau saya diberi amanah ini oleh Allah, saya yakin bisa kelola Indosat dengan baik. Kita sama-sama bisa mendapatkan keuntungan yang berlipat ganda karena mereka kelola data yang begitu banyak dan dengan integrasi dengan sistem single identification number kita. Kita ada Telkomsel, Indosat, itu akan luar biasa ke depan,” jelas Sandi.
(Redaksi/Sumber)
loading...