PB, Jakarta — Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Ma”arif mengatakan, Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto, akan mengikuti saran para ulama untuk tidak menemui capres  01 Joko Widodo ataupun perwakilannya saat ini.
Kata Salamet, sikap itu diambil agar Prabowo tetap fokus mengawal penghitungan suara C1 sehingga tidak terjadi kecurangan.
“Ulama menyarankan jangan bertemu dulu, biarkan fokus dengan pekerjaannya masing-masing dan alhamdulillah beliau ikut saran itu demi kebaikan bersama,” kata Slamet dilansir gelora.co, Kamis (25/4).
Slamet mengatakan, kalau antar-anak bangsa dan warga negara bertemu dipersilahkan saja. Namun saat ini sedang dalam proses pembuktian dugaan kecurangan Pemilu.
Karena itu, lanjutnya, para ulama menyarankan agar pertemuan Prabowo dan Jokowi dilakukan setelah ada keputusan resmi KPU RI.
“Karena kondisi saat ini masih sangat riskan di bawah karena pembuktian kecurangannya sangat tinggi untuk kita buktikan kecurangannya,” ujarnya.
Karena itu, dia menyarankan agar para pendukung dan relawan BPN Prabowo-Sandi fokus mengumpulkan C1 dan mengumpulkan bukti kecurangan.
(Redaksi/Sumber)
loading...