PB, Lumajang — Kejadian yang bermula dari utang piutang sehingga menggegerkan masyarakat Lumajang saat tersangka Hori menggadaikan istrinya kepada Hartono.

Kemudian tersangka nekat ingin membunuh Hartono namun salah sasaran sehingga menyebabkan Muhammad Toha terbunuh.

Kejadian bermula saat korban bersama temannya bernama Kholik (34) warga Desa Sombo Kecamatan Gucialit sedang berjalan di Dusun Argomulyo untuk mencari sepatu milik anak Kholik yang terjatuh pada Selasa (11/6) sekira pukul 19.30 WIB.

Tak diduga, tiba-tiba pelaku menyerang dengan menggunakan clurit yang diarahkan kepada korban. Korban pun tak berdaya karena mengalami luka bacok di punggung. Namun malang, ternyata setelah aksi ini barulah tersangka menyadari yang menjadi korban bukanlah targetnya melainkan orang lain yang memiliki perawakan mirip dengan target, Bahkan korban masih ada hubungan keluarga dengan pelaku

Tim Cobra Polres Lumajang yang mendengar informasi tersebutpun langsung mengejar tersangka. Dibantu dengan Kepala Desa Jenggrong, pelaku pun berhasil diamankan di Kecamatan Ranuyoso.

Korban pun yang dilarikan ke Rumah Sakit meskipun tidak mampu diselamatkan nyawanya. Dalam pemeriksaan oleh pihak rumah sakit diketahui luka yang cukup parah di tubuh korban, diantaranya tulang iga kanan di bagian belakang rusuk no 3 putus, tulang belikat kiri putus, tulang belikat kanan pecah, punggung robek melintang dari atas kanan sampai kiri bawah dengan ukuran 29×9 cm serta paru kanan terlihat robek. Pangkal lengan bagian kiri juga mengalami luka robek sepanjang 21×4 cm ke dalam daging.

Kapolres Lumajang AKBP  Muhammad Arsal Sahban menjelaskan pihaknya akan menyelidiki motif pembunuhan ini.

“Karena selain kasus pembunuhan, ada peristiwa lain yg menyertainya yaitu suami menggadaikan istri. Setidaknya ini muncul dari informasi awal yang kami peroleh. Saya juga akan mencari tau apakah menggadaikan istri merupakan hal biasa diwilayah tersebut, Atau hanya satu kasus ini saja,” ungkap Arsal.

 

(Redaksi)

loading...