PB, Jakarta — Kivlan Zen, lewat kuasa hukumnya Tonin Tachta mengajukan surat permintaan jaminan penangguhan penahanan untuk kliennya ke sejumlah Menteri dan Perwira Tinggi TNI. Mereka mengaku meminta perlindungan hukum dan jaminan penangguhan di kepolisian.

“Benar (telah diajukan surat penangguhan). Adalah diajukan tanggal 3 Juni 2019,” ucap Tonin seperti dikutip liputan6.com, Rabu (12/6).

Dia menegaskan, adapun Menteri dan Pati yang dimaksud di antaranya, Menko Polhukam, Menteri Pertahanan. Kemudian Pangkostrad sampai Danjen Kopassus.

“Mengirimkan surat Menhan, Menkopolhukam, Pangkostrad, Kastaf Kostrad dan Danjen Kopasus. Meminta perlindungan hukum dan jaminan penangguhan di Kepolisian,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu yang dikonfirmasi mengatakan, belum membaca surat tersebut. Alasannya karena menghadiri serah terima jabatan.

“Belum saya baca. Saya kan baru dari upacaranya nih, serah terima jabatan. Belum berkumpul dengan aparat-aparat ini. Saya belum baca,” tukasnya.

 

(Redaksi/Sumber)
loading...