PB, Toronto — Dosen Pasca Sarjana Universitas Islam As-Syafiiyah Jakarta, Khairan Arif mengatakan penyebaran agama Islam di Kanada mendapatkan respon positif dari warga di sana.

Dia pun menyebutkan seorang wanita asal Sulawesi yang bekerja sebagai konsultan keuangan baru saja  mengislamkan sekira 50 orang warga Kanada.

“Ibu yang disamping kanan saya ini adalah ibu asal Sulawesi yang mentap di Canada sebagai konsultan keuangan di salah satu perusahaan besar di canada, beliau telah mengislamkan 50 orang lebih orang bule canada dengan membagikan Al-Qur’an dan berdebat dgn para Islamphobia di Canada,” ujar Khairan Arif dalam akun facebooknya Khairan Arif, Rabu (12/6).

Khairan juga mengatakan bahwa kebencian warga Kanada terhadap Islam (Islamphobia) karena mereka belum mengenal islam sehingga menerima informasi yang salah tentang risalah yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW ini.

“Selama ini Saya tanya, apa yang ibu sering sampaikan ke pada para Islamphobi itu sehingga mereka mau masuk Islam?. “Saya katakan: Kalian membenci Islam karena kalian tidak tau Islam, kalian melihat islam itu buruk karena kalian hanya menerima informasi ttg Islam dari non muslim, kalian membenci Islam karna kalian hanya ingin mengetahui keburukan Islam, tapi tidak pernah mau mengetahui kebaikan, keunggulan dan rahmatnya Islam,” terangnya.

Alhasil tambah dia, setelah mereka mendapatkan informasi dan kebenaran Islam, banyak non muslim Canada yang awalnya sangat membenci Islam lalu menjadi mualaf.

“Subhanallah, dari ucapan ibu ini banyak Non muslim canada yg benci Islam, lalu masuk Islam setelah mereka berusaha objektif dan jujur menilai Islam,” jelasnya.

Namun Khairan juga bertanya tentang sikap warga muslim di Indonesia yang justru takut dan membenci Islam.

“Lalu bagaimana muslim2 sekuler liberal dan muslim yang takut terhadap Islam di negri ini, apakah kalian mau menajdi lebih hina dari non muslim pembenci Islam?, apakah kalian harus didakwahi lagi seperti para bule non muslim itu?, karenanya belajarlah Islam dengan objektif, jujur dan tulus, maka kalian akan menemukan Islam yang indah, damai dan rahmatan lilalamin,” pungkasnya.

 

(Redaksi)

loading...