PB, Tanjung Selor — Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengatakan pertumbuhan ekonomi Kalimantan Utara (Kaltara) pada triwulan II 2019 ini diperkirakan tumbuh pada level 7,12 hingga 7,52 persen (yoy), atau meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya.

“Ini merupakan catatan pertumbuhan yang bagus. Akselerasi kinerja pada lapangan usaha utama pertambangan dan perdagangan, serta meningkatnya kinerja ekspor luar negeri dan konsumsi Rumah Tangga (RT) yang menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi Kaltara,” ujar irianto, Kamis (13/6).

Kata dia, berdasarkan catatan Bank Indonesia, produksi batu bara diperkirakan akan mengalami peningkatan, seiring dengan masih tingginya permintaan impor batu bara dari negara India.

“Di samping itu, tren pelemahan harga batu bara yang masih terjadi diperkirakan akan menahan tingginya ekspor luar negeri di pertengahan tahun,” ujarnya lagi.

lanjut Gubernur, penurunan Harga Batubara Acuan (HBA) yang terjadi dalam dua bulan terakhir salah satunya disebabkan oleh merosotnya index Global Coal Newcastle akibat dampak terhambatnya ekspor batu bara Australia di Tiongkok (pembatasan Tiongkok dalam impor batubara).

“Hal ini dipengaruhi oleh kebijakan pengurangan kuota impor batu bara oleh Tiongkok yang telah diberlakukan sejak akhir 2018. Kemudian, perlambatan perekonomian Tiongkok pada tahun 2019 seiring dengan dampak trade war pada ekspor, konsumsi domestik, dan sektor industri turut berdampak pada penurunan harga komoditas batu bara Kaltara,” terangnya.

Menurut Gubernur, lapangan usaha lainnya yang turut mendorong laju pertumbuhan ekonomi Kaltara triwulan II 2019 adalah lapangan usaha konstruksi.

Jelas dia, mulai berjalannya proyek pembangunan utama di wilayah Kaltara pada 2019 diperkirakan dapat menjadi faktor pendorong laju pertumbuhan ekonomi Kaltara sepanjang triwulan II 2019.

“Berlanjutnya realisasi proyek gedung, rumah sakit Pertamina di Tarakan dan pabrik industri CPO baru di Malinau dan Nunukan diperkirakan akan menopang kenaikan kinerja lapangan usaha konstruksi. Kemudian konstruksi PLTA Sungai Kayan yang direncanakan pada Tahun ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kaltara,” pungkasnya.

 

(Redaksi)

loading...