PB, Lumajang — Jajaran Polrws Lumajang kembali mengungkap fakta baru mengenai perjodohan yg di dalam kasus “suami menggadaikan istri”.

Fakta perjodohan ini muncul dari pernyataan Hartono bahwa dirinya akan dikenalkan oleh seorang perempuan cantik.

Hori mengatakan akan mengenalkan saudaranya yang berada di Banyuwangi dengan mengirim fotonya melalui Whatsapp. Hori mengaku adik sepupunya yg bernama Holifah, Holifah sendiri dikatakan pemilik tambak udang yang berada di banyuwangi.

Setelah diperkenalkan melalui telepon, Hori mengatakan kalau Holifah menyukai Hartono.

Jadilah Hartono intensif berkomunikasi dengan Holifah melalui telepon dan whatsapp.

Komunikasipun berlangsung kurang lebih dua tahun dan sudah menjurus ke arah pernikahan.

Hartono tidak menyadari kalau sebenarnya yang dia telpon bukanlah Holifah tapi Lasmi yang merupakan istri Hori sebagaimana pengakuan Lasmi, dia mengaku sebagai Holifah karena disuruh oleh Hori.

Posisi Hartono sendiri berada di Malaysia, sehingga mereka tidak pernah bertemu langsung.

Saat Hartono pulang ke Indonesia, mereka masih sempat berkomunikasi saat di Bandara Malaysia. tapi setelah sampai di Indonesia, telpon Hartono selalu tidak diterima oleh Holifah, bahkan beberapa hari kemudian, nomor yang dihubungi tidak bisa lagi tersambung.

Beberapa kali Hartono meminta Hori untuk dipertemukan dengan Holifah, tetapi Hori selalu mengelak dengan alasan Holifah sakit dan beberapa hari kemudian Hori mengatakan kalau Holifah harus dikirim ke Papua untuk operasi.

Hori selalu menghindari sampai akhirnya dia mengatakan Holifah sudah meninggal agar tidak dikejar terus oleh Hartono.

Akhirnya, Hartono mengetahui dari tetangga-tetangganya kalau selama ini dibohongi oleh Hori jika orang yang dia telpon selama ini adalah Lasmi bukan Holifah.

“Satu demi satu mulai terungkap beberapa fakta. Selain kasus pembunuhan, ada kasus penipuan yang dilakukan oleh Hori. tapi ini masih akan kami lakukan pendalaman, untuk melihat fakta sesungguhnya. Dan juga mungkin masih ada tindak pidana lain dalam peristiwa ini, sehingga perlu kami urai saru persatu karena persoalannya cukup kompleks, dimana selain kasus pembunuhan, kemungkinan ada kasus penipuan, hutang piutang, human trafficking dan juga kasus perzinahan dalam peristiwa ini,” ujar Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban, Sabtu malam (15/6).

Kata Kapolres, pihaknya berusaha mendalami kasus yang baru-baru ini ramai diperbincangkan yakni memberitakan kasus seorang suami yang menggadaikan istri.

Dia menambahkan saat ini Polres Lumajang berhasil mendapat banyak sekali fakta baru terkait kasus tersebut.

 

(Redaksi)

loading...