PB, Keerom — Satuan tugas pengamanan perbatasan RI-PNG Yonif 725/Woroagi berikan tindakan pertolongan pertama dan merujuk korban kecelakaan ke Rumah Sakit Swakarsa Distrik Arso, Keerom, Selasa (18/6).

Korban yang diketahui bernama Melki mrngatakan bahwa jari tangannya terkena seng saat yang bersangkutan ikut kegiatan gorong royong merehab atap Gereja GKI Efrat Arsotami, Distrik Arso Timur, Keerom.

“Tadi saat saya kerja gantikan atap seng gereja, anak tangga yang saya pijak itu patah, jadi saya sampe mau jatuh to, tapi karena mungkin saya reflek cari pegangan biar tidak jatuh kebawah akhirnya saya kena pegang itu seng yang baru di atas,”  ujar Melki.

Sementara itu Dokter Satgas Yonif 725/Woroagi Letda Ckm Mhd. Wira Brimaniko, mengaku saat menangani luka jari tangan korban yang terkena seng tersebut mengatakan korban harus segera dirujuk ke Rumah Sakit Swakarsa karena kekurangan alat medis yang berada di Pos.

“Kami hanya memberikan pertolongan pertama saja pada korban, karena pada jari tangan korban tendonnya (Urat penggerak jari) terputus, dan kami tidak memiliki benang khusus untuk menangani hal tersebut, sehingga kami segera merujuknya ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih intensif,” ujarnya..

Pada kesempatan tersebut juga Dansatgas Yonif 725/Wrg Letkol Inf Hendry Ginting S., S.I.P., mengungkapkan bahwa TNI khususnya Satgas Yonif 725/Woroagi akan selalu siap kapanpun dan dimanapun untuk memberikan bantuan kepada masyarakat terlebih saat masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan.

 

(Redaksi)

loading...