PB, Kendari — Dampak banjir yang melanda sebagian besar daerah di wilayah Sulawesi Tenggara, mengakibatkan ribuan kepala keluarga mengungsi ketempat yang aman.

Hingga saat ini pasca bencana banjir, kondisi para korban pengungsi di beberapa lokasi cukup memperhatinkan.

Melihat kondisi tersebut, Dharma Pertiwi Koorcab Sultra Daerah G yang dipimpin langsung Ketua Dharma Pertiwi Koorcab Sultra Daerah G Ati Yustinus Nono Yulianto, terpanggil untuk berbagi kasih, dengan mengunjungi beberapa lokasi korban banjir, sambil memberikan bantuan berupa paketan sembako dan kebutuhan lainnya, di wilayah Kecamatan Ranomeeto Barat Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Kamis (20/6).


Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Camat Ranomeeto Barat Rahmat Saleh, S.Stp dan staf Kecamatan serta para Kepala Desa dan warga setempat.


Setelah menyerahkan bantuan dan bertatap langsung dengan warga yang terkena bencana, rombongan meninjau lokasi yang berdampak banjir dengan menggunakan rakit dan memakai Mobil Pick Up.


“Sesuatu hal yang baru bagi kami dengan menggunakan alat transportasi yang cukup ekstream, akan tetapi hal ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap warga yang membutuhkan uluran tangan,” tutur Ati Yustinus.

Dia berharap bantuan yang disalurkan dapat mengurangi beban bagi warga yang terkena bencana.


Hal Senada Camat Ranomeeto Barat menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dari istri-istri TNI ketiga matra tersebut untuk berbagi dan memberikan bantuan bagi warganya yang terkena bencana Banjir.

“Terima kasih atas kunjungan para Ibu-Ibu, semoga ini menjadi amal ibadah dan akan sangat bermanfaat bagi warga kami,” kata Rahmat Saleh.

Kunjungan Ketua Dharma Pertiwi Koorcab Sultra Daerah G juga didampingi Ningsih Nana Resmana Ibu Danlanud HLO Kendari, Ningsih Nana Resmana Ibu Danlanal Kendari, Ny. I Putu Darjatna, Danramil 1417-11/Ranomeeto Kapten Inf Heriyanto, Ibu-Ibu pengurus Dharma Pertiwi Koorcab Sultra Daerah G, Para Babinsa Jajaran Koramil 1417-11/Ranomeeto, Warga Desa Boro-Boro Lameeru, Warga Desa Laikandonga dan Warga Desa Tunduno.

(Redaksi)

loading...