PB, Tanjung Selor — Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie mengatakan pihaknya mendapatkan alokasi dana APBN sebesar 7,2 Miliar melalui program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW).

Kata dia, program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) itu digagas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam hal ini lewat Direktorat Jendral (Ditjen) Cipta Karya.

“Sesuai laporan yang saya terima, tahun ini, ada 12 kecamatan di Kaltara yang mendapatkan bantuan PISEW. Yakni, untuk Kabupaten Bulungan 2 kecamatan, Malinau 3 kecamatan, dan Nunukan 7 kecamatan. Masing-masing kecamatan mendapatkan bantuan senilai Rp 600 juta. Jadi, total bantuan PISEW tahun ini, mencapai Rp 7,2 miliar yang didanai APBN,” ujar Irianto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/6).

Lanjutnya, peruntukkan dana itu di wilayahnya rata-rata untuk peningkatan jalan penghubung desa, pembukaan pembangunan pendukung pariwisata dan 1 gedung pabrik kakao.

“Penentuan kecamatan yang mendapatkan bantuan ini, ditetapkan oleh pihak Kementerian PUPR. Jadi, tiap kecamatan sudah mendapatkan alokasinya masing masing. Lalu, kegiatannya diarahkan pihak kementerian dan mitra. Sementara pembangunannya dilakukan oleh masyarakat melalui Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) didampingi fasilitator,” jelasnya.

Dia menambahkan bahwa pada tahun 2018 lalu, PISEW di Kaltara dialokasikan kepada 4 kecamatan di Bulungan, 4 kecamatan di Nunukan dan 4 kecamatan di Malinau.

“Seperti tahun ini, besaran bantuan masing-masing kecamatan senilai Rp 600 juta. Program bantuan ini bertujuan untuk mengurangi kesenjangan antar wilayah dan mengentaskan kemiskinan, termasuk di wilayah Kaltara,” pungkasnya.

(Redaksi)

loading...