PB, Lumajang — Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban memberikan pengarahan di hadapan siswa baru SMPN 1 Kedungjajang Kabupaten Lumajang, Sabtu (22/6).

Kepada para siswa didik baru yang akan baru saja di terima di sekolah tersebut Kapolres memberikan materi terkait kenakalan remaja.

Hadir juga para orang tua siswa, dimana tidak kurang dari 800 siswa dan orangtuanya yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Kapolres menjelaskan bahwa masa SMP ini adalah fase pencarian jati diri, dimana banyak faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan remaja kedepannya.

Kata dia peran orang tua adalah faktor kunci sebagai pendidik yang lebih berpengalaman dan memiliki peranan penting dalam membantu untuk memberikan wawasan yang lebih luas kepada anak mereka.

lebih lanjut kata dia, faktor lainnya yang dapat mempengaruhi perkembangan anak adalah lingkungan, dimana jika anak tumbuh di lingkungan yang tidak baik maka masa depan anak tersebut akan hancur. Seperti jika anak tinggal di lingkungan yg suka minum minuman keras, maka si anak akan terpancing untuk mencoba minum-minuman keras bahkan sampai mengkonsumsi narkoba.

“Narkoba dapat merusak syaraf otak. Kerusakan susunan syaraf terhadap anak, membuat dia tidak dapat berkompetisi di masa depan. Akhirnya jalan kriminalitas yang dipilih. bahkan banyak sekali saat ini pelaku kriminalitas adalah anak-anak dibawah umur,” jelasnya.

Oleh karena itu dia berharap pengawasan ketat dari orang tua diperlukan di umur-umur anak menjelang remaja.

“Orang tua harus memperhatikan lingkungan pergaulan dan teman-teman si anak, agar dapat terkontrol dan tidak terjerumus dalam kenakalan remaja,” harap Arsal.

Dia menambahkan banyak sekali anak yang tidak sadar terjerumus dalam kenakalan remaja karena hasutan teman sebaya atau teman di lingkungan tempatnya bergaul.

“Oleh karena itu peran serta orang tua dan guru pembimbing selama si anak memasuki masa remaja ini harus memberikan wawasan yang luas dan cukup kepada anak agar tidak terjerumus kepada jalan yang salah dan merusak masa depannya,” pungkasnya.

(Redaksi)

loading...