PB, Jakarta — Anggota Kuasa Hukum Paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Teuku Nasrullah menilai Ahli yang dihadirkan oleh Tim Kuasa Hukum Paslon 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin berlaku layaknya pengacara di ruang sidang.

Dia menilai presentasi yang dipaparkan Guru Besar Hukum Pidana Universitas Gadjah Mada Eddy OS Hiariej tidak objektif.

“Prof Eddy, setelah saya mendengar makalah yang Anda sampaikan, saya lihat makalah Anda ini bukan merupakan makalah ilmiah. Lebih pada eksepsi dan pleidoi dari paslon 01,” katanya di gedung MK, dikutip bisnis.com, Jumat (21/6).

Ucapan Teuku Nasrullah disampaikan setelah Hakim Konstitusi Arief Hidayat memberikan kesempatan kepada Tim Kuasa Hukum Paslon 02, yaitu Bambang Widjojanto dan Denny Indrayana.

Menurut Nasrullah, materi dibacakan oleh Eddy itu tak layak disebut makalah hukum. Justru isinya sangat menyudutkan isi gugatan dan petitum paslon 02.

“Saya menyayangkan itu dan menganggap Prof Eddy ini sangat layak duduk di deretan kursi kuasa hukum paslon 01. Saya berharap Anda tidak marah, sebagaimana saya tidak marah ketika Anda menguliti satu per satu permohonan kami. Ini pernyataan, bukan pertanyaan,” jelasnya.

(Redaksi/Sumber)

loading...