PB Simalungun, Sumut – Pengawasan adalah suatu upaya yang sistematik untuk menetapkan kinerja standar pada perencanaan untuk merancang sistem umpan balik informasi, untuk membandingkan kinerja aktual dengan standar yang telah ditentukan, untuk menetapkan apakah telah terjadi suatu penyimpangan, serta untuk mengambil tindakan perbaikan yang diperlukan untuk menjamin bahwa semua sumber daya perusahaan atau telah digunakan seefektif dan seefisien mungkin guna mencapai tujuan perusahaan atau pemerintahan.

Dengan adanya pengawasan maka perencanaan yang diharapkan oleh manajemen dapat terpenuhi dan berjalan dengan baik.

Pengawasan pada dasarnya diarahkan sepenuhnya untuk menghindari adanya kemungkinan penyelewengan atau penyimpangan atas tujuan yang akan dicapai. melalui pengawasan diharapkan dapat membantu melaksanakan kebijakan yang telah ditetapkan untuk mencapai tujuan yang telah direncanakan secara efektif dan efisien. Bahkan, melalui pengawasan tercipta suatu aktivitas yang berkaitan erat dengan penentuan atau evaluasi mengenai sejauhmana pelaksanaan kerja sudah dilaksanakan.

Inilah yang menjadi salah satu faktor Manajemen Unit Usaha Balimbingan PTPN IV dalam menjalankan Tupoksi sebagai Pengawas perpanjangan tangan Kantor Pusat PTPN IV dalam pelaksanaan pekerjaan Tanaman Ulang (TU) yang berada di Afdeling III Unit Usaha Balimbingan.

Dalam pengawasannya, berbagai upaya telah dilakukan pihak Manajemen demi keberhasilan pekerjaan Tanaman Ulang Tahun 2019 seperti membuat Surat Teguran dan Surat Peringatan kepada vendor terhadap mutu dan kemajuan pekerjaan Tanaman Ulang di Afdeling III Unit Usaha Balimbingan.

Hal ini disampaikan Suko Wahyudi, SP Assisten Afdeling III Unit Usaha Balimbingan kepada Redaksi saat tim menyambangi ke kantornya pada hari Rabu 17/7/2019.

“Kita selalu berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi perusahaan, terlebih pekerjaan Tanaman Ulang ini kami beranggapan inilah yang menjadi cikal bakal hal penentu maju tidaknya perusahaan kedepan, jadi ya harus dikerjakan secara maksimal dan sesuai standart ” ucap Suko Wahyudi, SP Assiten Afdeling III Unit Usaha Balimbingan.

Menurutnya, pihaknya juga terus melakukan evaluasi hasil pekerjaan Tanaman Ulang, baik Harian ataupun Mingguan serta menyiapkan tenaga pengawasan terhadap pekerjaan TU, antara lain Mandor Khusus TU dan Pengawas Alat Berat (PJ) untuk masing-masing alat berat.

” Jadi pengawasan kita laksanakan dengan ketat, kita langsung menegur operator alat berat dan pelaksana vendor lapangan terhadap mutu dan hasil pekerjaan, dan langsung diperintahkan untuk mengulangi atau memperbaiki pekerjaan yang tidak sesuai dengan spek pekerjaan.” Terangnya .

(Toni/Team)

loading...