PB, Keerom — Komandan Kompi B Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 509 Kostrad Lettu Inf. Rahmat Hidayat mengatakan menjaga kerukunan antar pemeluk agama menjadi tugas dan tanggung jawab seluruh warga negara. 
Pasalnya kata dia, kenyamanan dan kelancaran umat dalam menjalankan ibadah sesuai dengan kepercayaan yang dianut, telah diatur dalam undang-undang.
Lanjutnya, pepatah “dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung tinggi” mengingatkan kita agar selalu menghargai setiap adat istiadat dan aturan dimana kita berada.
“Kami selalu melakukan kegiatan bersama dengan tokoh agama dan masyarakat disini melalui kegiatan kerja bakti digereja, perehapan gereja serta kegiatan-kegiatan lain yang bertujuan demi kenyamanan dan keamanan umat dalam menjalankan ibadah diwilayah perbatasan,” ungkap Komandan Lettu Inf Rahmat Hidayat usai pihaknya menghadiri  peresmian Gedung Gereja Persekutuan Gereja-Gereja Baptis Papua, Jemaat Baptis di Kampung Kalomdol Distrik Oksibil, Pegunungan Bintang Jum’at (20/9).
Pada acara itu lanjut Rahmat, ratusan umat Katholik beserta seluruh elemen masyarakat merayakan pendirian Gedung Gereja Baptis Oksibil.
“Hal ini telah menjadi komitmen semua pihak untuk mewujudkan dan selalu menjaga nilai-nilai toleransi umat beragama diperbatasan melalui berbagai kegiatan bersama yang dilakukan tanpa memandang suku, ras, dan agama,” ujarnya lagi.
Sementara itu, Panitia Pembangunan Gereja, Titus Kogoya menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Satgas Pamtas Yonif Raider 509 Kostrad dan semua pihak sehingga kegiatan peresmian gedung gereja tersebut berjalan tertib dan lancar.
Hadir pada acara tersebut Bupati Pegunungan Bintang, Costan Oktemka S.IP, Sekda Kabupaten Pegunungan Bintang,  Bhetolomius, Mantan Bupati Pegunungan Bintang Wellington Wenda, Ketua Badan Pelayanan Ev. Netty Pakkah, dan Ketua Persekutuan Gereja-Gereja Baptis Papua serta beberapa anggota Satgas Pamtas Yonif Raider 509 Kostrad.
(Redaksi)
loading...