PB, Abepura — Memperingati Hari Ulang Tahun ke-56, Korem 172/PWY menggelar bakti sosial berupa pembagian sembako dan pengobatan massal gratis di Lapangan Bola Kampung Meagama Distrik Hubikosi, Jayawijaya, Jum’at (15/11).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 300 orang masyarakat dan melibatkan 4 dokter dari Puskesmas Kimbim, Kesehatan Batalyon 756/WMS dan Poskes kodim 1702/Jayawijaya.

Danrem 172/PWY Kolonel Inf J. Binsar Parluhutan Sianipar saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa Baksos yang dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT ke-56 Korem 172/PWY yang jatuh pada tanggal 7 November lalu.

“Dari tanggal 7 November yang lalu, tetapi kami ingin padukan kegiatan ini dengan kegiatan yang lain. Seperti kegiatan latihan yang telah kami lakukan beberapa hari di kampung ini dan hari ini selesai. Maka dari itu, kami berinisiatif melakukan kegiatan baksos ini setelah kegiatan latihan selesai,” katanya.

Kata dia, selain menyiapkan 350 paket sembako, pihaknya juga telah menyiapkan berbagai macam obat-obatan untuk membantu masyarakat yang ingin berobat atau yang sementara dalam pengobatan berjalan bagi yang sedang sakit serta 150 paket buku dan alat tulis bagi anak-anak.

“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa sedikit membantu memenuhi kebutuhan dapur dan juga membantu masyarakat yang sedang sakit. Selain itu, juga akan diberikan pengetahuan atau tata cara bagaimana membersihkan dan merawat gigi dengan baik dan benar kepada anak-anak kita. Nanti ada beberapa dokter yang akan memberikan pelatihan tersebut,” jelas Danrem.

Danrem juga berharap, apa yang dilakukan hari ini bisa membangun komunikasi yang semakin baik antara TNI khususnya Korem beserta jajaran dengan masyarakat di Kabupaten Jayawijaya.

“Apabila ada persoalan-persoalan nanti di wilayah, baik itu terkait dengan keamanan atau masalah sosial, saya berharap semuanya dapat berkomunikasi dengan satuan yang ada di sini, bisa juga kepada babinsa atau Danramil. Karena itulah tujuan kami berada di sini untuk bisa melayani dan membangun masyarakat di Wamena ini dari semua aspek,” jelasnya.

Dia juga mengatakan bahwa di tempat lain di Kabupaten Jayawijaya, pihaknya juga sedang melaksanakan kegiatan teritorial.

“Kita bangun beberapa fasilitas seperti membangun rumah, merehab gereja, lampu-lampu penerangan jalan, membangun kandang babi dan memberikan penerangan kepada rumah-rumah yang belum ada listrik. Semua itu kami lakukan untuk bisa membantu masyarakat, karena TNI juga bagian dari masyarakat,” tegasnya.

“Mimpi kami adalah Wamena ini bisa menjadi salah satu tolak ukur, mulainya kemajuan masyarakat yang ada di wilayah pegunungan tengah, dari wamena ini nanti orang bisa melihat bahwa masyarakatnya sudah semakin baik dan semakin maju,” imbuhnya.

Salah seorang masyarakat Kampung Meagama, Daniel berharap, kegiatan serupa dapat digelar secara rutin baik dari pemerintah setempat maupun dari pihak-pihak lain.

“Kami senang ada kegiatan seperti ini, kami sangat terbantu. Kalau bisa, kegiatan teritorial seperti yang dikatakan oleh bapak danrem, juga dapat dilaksanakan di kampung kami,” harapnya.

(Red/Penrem 172)

loading...