PB, Bekasi – Ba’da lebaran gatal tangan ini kalau gak nulis untuk membalas tuduhan otak sungsang kepada Ayahanda Busroh Muqoddas oleh Ali Mokhtar ngibulin yg otaknya seperti otak udang karena penuh ‘IAT’ di dalamnya. Dia karena terlalu banyak makan BIPANG maka otaknya gak pernah lurus dan membelah majikannya membabi buta.

Mental PENJILAT seperti itu. Gak bisa kena kritik sedikit langsung naik gula darahnya dan ngomongnya jadi ngaco tak beraturan. Kita juga mau membalas omongannya juga tak beraturan. Cuma bedanya kita dengan dia, kalau dia tukang makan BIPANG kalau kita JIPANG.

Ali Ngibulin kalau gak tunjukan keberpihakan seperti itu gak bisa makan dia. Kan modalnya hanya jadi penjilat. Persetan yg dia CELA itu siapa. Mau pimpinan Muhammadiyah ke atau Majelis Ulama ke yg pasti kalau kritik pemeritah maka dia akan tampil ke depan untuk membelanya. Orang OTAK UDANG gak bisa berpikir jernih karena otaknya penuh kotoran manusia.

Kami sebagai anak Muhammadiyah gak bisa tinggal diam bila Ayahanda kami di CELA di MAKI oleh BANI BIPANG. Kami akan lawan dengan kemampuan kami. Bisa dengan tulisan maka kami pakai tulisan. Kalau masih bandel maka kami akan pakai cara lain untuk menjadikan dia kapok. Kami tidak ada rasa takut walaupun dia ada di pusat kekuasaan.

Tapi alangkah baiknya pemerintah MECAT manusia penjilat ini. Nah kalau udah di pecat mau makan dari mana? Kita tunggu si ngibulin ini ketemu di jalan. Kita hanya mau salamin aja. Mau lanjutin niat dulu di rumah jendral Pol bintang tiga.
Semoga Allah mengabulkan do’a kami.

Wallahu A’lam …

Oleh ; Moh. Naufal Dunggio
Aktivis dan Ustadz Kampung

loading...